Air Terjun
Iyam
Ternyata
jauh dipelosok pedalaman meyimpan berbagai keindahan alam yang tak terjangkau
oleh tangan pemerintah sendiri. Sebuah tempat yang seharusnya bisa dijadikan
tempat penghasilan daerah untuk dibidang kepariwisataan malah tidak dihiraukan
sama sekali sampai detik ini.
Berawal pada hari Sabtu 27 Agustus
2014 tepatnya siang hari, kami berkumpul dirumah Nazmudin. Kami menunggu Fadil,
setelah fadil datang kami langsung berangkat. Jalannya cukup menantang butuh
keahlian ekstrim untuk berkendara. Sampai didesa sana, kendaraan ditinggal
dilanjutkan dengan berjalan kaki kira-kira 1 jam.
Cukup lama kami berjalan, akhirnya kami mendengar suara gemuruh air
terjun, lelah mulai terasa hilang, kami berfoto-foto dulu setelah itu kami
langsung saja mandi saat itu cuaca sangat panas.